Apa kabar semuanya?
Semoga saat ini Anda berada dalam kesehatan,
Kebahagiaan dan kedamaian.
Saya Puji Astuti Sindhu,
Kali ini saya akan kembali berbagi praktik meditasi hati,
Atau meditasi yang menjadikan hati sebagai objek fokus.
Hati dalam konteks meditasi ini bukanlah hati dalam tubuh fisik,
Melainkan hati sebagai sebuah organ spiritual yang sakral.
Hati sebagai batas atau pintu antara alam duniawi dan alam batinia.
Hati sebagai tempat bersemayamnya ilahi di dalam diri.
Ilahi yang bersemayam di dalam diri dalam bentuk sifat-sifat ketuhanan,
Dalam bentuk cinta kasih,
Dalam beragam aspeknya.
Saat Anda terhubung dengan hati,
Anda menyelaraskan diri dengan irama alami hati,
Cinta kasih tanpa pamrih,
Berupa penerimaan diri,
Keberserahan,
Keikhlasan,
Empati,
Rasa saling keterkaitan dengan sesama,
Dan juga rasa syukur.
Cinta itu yang akan mengalir melalui diri Anda,
Dan menyentuh setiap hal,
Setiap orang yang Anda temui setiap harinya.
Dan semakin sering Anda terhubung dengan hati,
Maka semakin mudah hati merasakan cinta tanpa pamrih dimanapun ia berada.
Dan tidak hanya mampu untuk merasakan cinta kasih,
Anda pun mampu menjadi instrumen bagi cinta kasih.
Dan pada saat yang sama,
Cinta kasih pun akan melimpahi diri Anda.
Silakan temukan posisi yang paling nyaman,
Duduk atau berbaring.
Pastikan tulang punggung dalam posisi yang lurus.
Nyaman adalah kunci,
Agar perhatian Anda tetap terpusat dan tidak tercerai berai.
Dan biarkan tubuh Anda seluruhnya,
Dari puncak kepala sampai ke ujung jari-jari kaki,
Seluruhnya terasa rileks.
Dan biarkan tubuh semakin nyaman,
Bertambah nyaman.
Dan biarkan fikiran tenggelam,
Terbenam ke dalam hati.
Saat fikiran menjadi semakin hening,
Dan hati semakin penuh.
Kini temukan cinta di dalam hati Anda.
Cinta yang akan mengaktifkan anahata chakra,
Pusaran energi yang berkaitan dengan hubungan sosial Anda dengan orang lain.
Cakra yang merasakan kasih sayang.
Mengaktifkan anahata chakra bisa dilakukan dengan beberapa cara,
Dan yang paling mudah adalah dengan membayangkan seseorang yang Anda sayangi.
Anda bisa juga membayangkan Tuhan Sang Tertinggi.
Namun karena biasanya pada tahap awal,
Tuhan lebih merupakan ide dalam fikiran,
Dan bukan realitas di dalam hati,
Maka akan lebih mudah untuk membayangkan seseorang yang Anda cintai.
Seorang pasangan hidup,
Saudara,
Atau teman baik.
Dan jangan khawatir,
Hadirnya cinta di dalam hati Anda,
Dan hati Anda akan menghadirkan Tuhan Ilahi yang bersemayam di dalam diri Anda dalam bentuk kasih.
Perhatikan cinta dengan segala kualitasnya.
Untuk beberapa orang,
Cinta terasa hangat,
Manis,
Lembut.
Sedangkan untuk beberapa orang lainnya,
Cinta memberikan rasa damai,
Ketenangan,
Atau keheningan.
Bahkan cinta juga bisa muncul dalam rasa sakit,
Patah hati,
Dan kehilangan.
Seperti apapun cinta yang Anda rasakan,
Biarkan diri Anda terbenam dalam perasaan tersebut.
Anda menempatkan diri dalam cinta di dalam hati.
Saat cinta telah bangkit,
Fikiran akan muncul sesekali,
Membujuk perhatian Anda tentang apa yang telah Anda lakukan kemarin,
Atau apa yang Anda ingin lakukan besok hari.
Memori melayang dan gambar-gambar mental muncul di fikiran.
Tetap tenang.
Yang harus Anda lakukan adalah membiarkan fikiran-fikiran tersebut untuk tenggelam ke dalam perasaan cinta.
Setiap saat perhatian Anda tertarik keluar.
Sadari perpindahan perhatian itu,
Dan biarkan objek-objek perhatian itu untuk tenggelam ke dalam perasaan cinta.
Cinta adalah sebuah jenis rasa yang paling dinamis dibandingkan proses berfikir.
Biarkan segala hal tenggelam,
Melebur,
Melebur oleh cinta.
Setiap saat perhatian berpindah,
Tetap tenang,
Kembali ke objek fokus semula.
Cinta yang hadir di dalam hati Anda.
Cinta dalam bentuk ikhlas dan berserah diri.
Cinta dalam bentuk penerimaan diri.
Keberserahan atas segala hal yang tidak mampu Anda ubah.
Keberserahan ini yang membuat hati semakin merendah,
Melembut,
Terbuka,
Dan mengalir.
Biarkan hati Anda merendah dan terbuka.
Hanya hati yang terbuka yang tidak mampu menahan satupun ketegangan di dalamnya.
Hanya hati yang terbuka yang membuat Anda menjadi bening dan transparan.
Bening dan transparan yang membuat Anda mampu untuk mengalir,
Melampaui segala situasi tanpa tertahan,
Tanpa terluka.
Hanya hati yang terbuka yang mampu untuk merasakan aliran cinta,
Mengalir melalui diri Anda,
Mengalir ke segala hal yang Anda temui setiap harinya.
Dan saat Anda menjadi instrumen yang mengalirkan cinta,
Pada saat yang sama,
Cinta pun melimpah,
Mengaliri diri Anda.
Biarkan hati Anda terus terbuka,
Menjadi saluran kasih bagi sesama.
Cinta adalah benang merah yang menghubungkan Ia,
Anda,
Dan Tuhan hingga kemanapun Anda melangkahkan kaki.
Cinta akan menghubungkan Ia yang membutuhkan Anda dan Tuhan.
Biarkan hati semakin merendah,
Paling merendah,
Hingga tidak ada hal apapun yang mampu lebih merendahkannya.
Tenang,
Tentram,
Damai,
Dan bahagia.
Berserah,
Dan berbahagia.
Syukur,
Mengingat dan berhitung kebaikan-kebaikan kecil dan besar yang Anda pernah terima.
Berhitung berkah yang tersebar pada segala hal yang Anda kenakan,
Yang Anda lihat,
Yang Anda rasakan saat ini,
Membuat hidup Anda bagaikan untayan,
Keajaiban.
Biarkan hati Anda semakin melembut,
Membuka,
Dan mengalir.
Bersyukur untuk berada di sini,
Saat ini.
Bersyukur Tuhan ada di sini,
Saat ini.
Tuhan ku,
Jadikan aku selalu,
Senantiasa,
Merasa,
Tercukupkan,
Dan terpuaskan selalu.
Tenang,
Tentram,
Damai,
Bahagia.
Perlahan kembali dalamkan nafas,
Rasakan tubuh Anda,
Gerakan jari-jari tangan perlahan,
Biarkan tubuh Anda mengayun ke kiri dan ke kanan,
Sadar sepenuhnya,
Biarkan fikiran tenggelam ke dalam hati,
Hanya dari hati,
Untuk menggapai langit.
Semoga damai,
Senantiasa bersama Anda,
Dan semoga seluruh makhluk di dunia berbahagia.
Namaste.